Bepergian dengan peralatan pernapasan penting seperti nebulizer, mesin CPAP, BiPAP, atau APAP dapat menimbulkan kekhawatiran tentang prosedur keamanan bandara. Memahami peraturan Transportation Security Administration (TSA) untuk perangkat medis ini memastikan perjalanan yang lebih lancar sambil menjaga kebutuhan kesehatan.
Semua perangkat pernapasan dapat diangkut baik dalam koper jinjing atau bagasi terdaftar, tetapi setiap opsi menghadirkan pertimbangan yang berbeda:
Penyaringan Standar: Perangkat dapat tetap berada di dalam casingnya selama pemeriksaan sinar-X, meskipun petugas mungkin meminta pelepasan untuk pemeriksaan lebih dekat.
TSA PreCheck: Peserta dapat menyimpan perangkat dalam casing selama penyaringan, yang secara signifikan menyederhanakan proses.
Siapkan perangkat untuk potensi pemeriksaan dengan mengeluarkannya dari casing sebelum mencapai pos pemeriksaan. Petugas dapat melakukan pemeriksaan tambahan, termasuk tes usap untuk residu bahan peledak.
Pelancong yang memenuhi syarat mengalami penyaringan yang dipercepat dengan perangkat tetap berada di dalam casing selama proses, meskipun pemeriksaan tambahan acak masih dapat terjadi.
Larutan nebulizer dan cairan medis terkait dibebaskan dari pembatasan cairan 3-1-1 standar. Meskipun jumlah yang wajar diizinkan, volume yang berlebihan mungkin memerlukan dokumentasi.
Perangkat yang berisi baterai lithium harus tetap berada di bagasi jinjing karena potensi risiko kebakaran di ruang kargo. Peralatan medis bertenaga baterai lainnya mengikuti protokol perangkat elektronik standar.
Pelancong harus meninjau kebijakan TSA saat ini sebelum keberangkatan dan mempertimbangkan rekomendasi ini:
Petugas TSA memiliki otoritas akhir mengenai semua penentuan keamanan. Meskipun sebagian besar peralatan medis yang didokumentasikan dengan benar lolos tanpa insiden, penyaringan tambahan sesekali mungkin diperlukan untuk verifikasi keselamatan.