Keadaan darurat medis yang melibatkan bayi perempuan berusia enam bulan di Inggris telah menunjukkan potensi efektivitas perangkat anti-tersedak khusus ketika tindakan pertolongan pertama standar terbukti tidak mencukupi. Insiden tersebut terjadi pada tanggal 5 Agustus 2025, ketika bayi tersebut mengalami penyumbatan saluran napas total setelah menelan roti kering saat makan.
Menurut laporan kasus, pengasuh segera memulai protokol pertolongan pertama tersedak standar ketika anak menunjukkan gejala gangguan. Ketika tindakan tradisional ini gagal mengeluarkan penyumbatan, para responden menggunakan perangkat hisap LifeVac® , yang berhasil mengeluarkan fragmen roti setelah dua kali aplikasi, memulihkan pernapasan bayi.
Analis medis mencatat bahwa kasus ini menggambarkan potensi nilai perangkat semacam itu sebagai alat intervensi tambahan ketika metode konvensional terbukti tidak efektif. Sistem LifeVac® beroperasi dengan menciptakan tekanan negatif untuk mengekstraksi bahan yang menghalangi dari saluran napas, berpotensi membeli waktu kritis dalam situasi yang mengancam jiwa.
Namun, profesional medis menekankan bahwa pelatihan yang tepat tetap penting untuk pengoperasian yang aman dari perangkat medis darurat apa pun. "Meskipun teknologi ini menunjukkan harapan, teknologi ini hanya boleh digunakan oleh individu yang telah menerima instruksi yang tepat dan sebaiknya di bawah pengawasan medis profesional," peringatan seorang spesialis darurat pediatrik yang akrab dengan kasus tersebut.
Hasil yang sukses dalam insiden ini telah memicu diskusi baru di antara para profesional medis darurat tentang peran perangkat bantu dalam keadaan darurat tersedak, terutama untuk populasi yang rentan seperti bayi di mana manuver standar dapat menjadi tantangan untuk dilakukan secara efektif.